geografi pengunjung

WELCOME

 

 

Kamis, 31 Juli 2008

tidak disangka ^ 0 ^


Statemen saya tentang kasus Ryan,saya sedikit kaget saat melihat perkembangan kasus yang saya tulis di blog hampir sama dengan berita di media massa,dugaan saya tentang Grandy benar bahwa dia bukan orang turunan belanda,lalu dugaan saya tentang Ryan yang tak melakukan pembunuhan secara tunggal/pembunuh juga benar,tapi statemen saya tentang "Pemalsuan Identitas Kematian" sepertinya belum pasti,padahal saat menulisnya saya berfikir bahwa apa yang saya tulis di Blog akan jadi "skenario" untuk didunia nyata, tapi yah sudahlah..

Lalu apa hubunganya kasus Ryan dengan tema Kebangkitan Nasional ini?,Mungkin karena kasus Ryan terjadi tepat di tahun ke 100 Kebangkitan Nasional,coba kalau terjadinya di bulan puasa maka Kebangkitan Nasional tak terlalu dikaitkan dengan kasus Ryan,hem…itu berarti..semakin tua umur Kebangkitan Nasional maka akan semakin banyak hal “Radikal” yang terjadi di Indonesia,bisa saja 5 atau 10 tahun lagi,hal yang palin ditakukan di Indonesia benar-benar terjadi,misalkan ada komunitas yang mempermainkan nasib manusia seenaknya tapi tak bisa diatasi oleh hokum,mungkin bukan komunitas “Radikal” itu yang semakin kuat,tapi mungkin sistem pemerintahan Indonesia yang semakin lemah.

Lalu soal peraturan yang diterapkan pemerintah kemana perginya?,sepertinya peraturan itu hanya ketat pada awalnya tapi lama kelamaan rasa jenuh muncul dan menghapus peraturan itu,sebagai contoh larangan merokok di tempat umum,hanya bisa dijalankan beberapa bulan saja lalu selanjutnya benar benar hilang sama sekali,aturan menyalakan lampu kendaraan disiang hari juga hilang,tapi untuk aturan “Dilarang Merokok” itu hanya menghambur hamburkan dana saja,padahal aturan itu saja belum tentu bisa ditaati(mengingat kebiasaan masyarakat yang hanya taat jika diperhatikan),kalau begitu ruangan khusus merokok akan sama seperti ruangan “UJI NYALI” ^ _ ^’’…siapa yang dengan cerobohnya membuat peraturan seperti itu?,pemborosan namanya.

“Kalau saya jadi presiden saya janjikan semua orang kaya,karena yang kaya tambah kaya dan yang miskin meninggal semua” coba lakukan hal itu,uh…itu hanya untuk mengurangi penderitaan rakyat,dari pada miskin semua tapi tak pernah berubah,dari pada miskin semua tapi yang kaya terus memagari rumahnya dengan pagar yang mereka anggap sebagai penolak bala bagi pengemis dan pengamen,teriakan saja kata kata itu di pemilu nanti,kalau tidak mau yah berarti calaon pemimpin nati harus berusaha keras agar bukan hanya orang kaya saja yang tambah kaya,tapi orang yang dibawah rata rata juga harus kaya,lelah euy kalau terus berharap demikian..lalu kami yang pelajar juga jangan selalu direpotkan dengan pembiayaan yang mahal,ada anggaran lebih untuk kami yang pelajar?

Selasa, 29 Juli 2008

Ryan kah?




Verry Idam Henyansyah ( Ryan) adalah tersangka kasus 11 mutilasi (kabar terkahir ),Ryan disebut sebut mengalami penyimpangan orientasi seksual ,kemarin tepatnya 28 Juli 2008,perkumpulan LGBTI (Lesbian Gay Biseksual transeksual dan Interseksual) mengadakan konferensi pers,mereka menolak jika Ryan harus dikaitakan dengan kaum minoritas layaknya LGBTI karena akan membuat kaum GLBTI lebih tersisihkan saat bermasyarakat.Tony salah satu aktivis gay di Jakarta menuturkan bahwa kasus Ryan adalah murni tindakan pembunuhan dan perampok dan tak ada hubungannya sama sekali dengan orientasi seksual.

"Akhirnya yang mencuat justru isu gay. Yang memprihatinkan sebetulnya adalah masalah pembunuhan yang tidak bisa dibenarkan dan dapat dilakukan oleh siapa pun dengan orientasi seksual hetero atau pun homoseksual," kata Toni .

Seharusnya ada beberapa hal yang harus ditanyakan meneganai kasus Ryan:

1.Ryan gay atau bukan

2.Kondisi Kejiwaan seorang Ryan

3.Motif Ryan yang sebenarnya (tanpa mengaitkan motif yang selama ini dikabarkan di media masa)

4.Kenapa Ryan memilih halaman rumahnya sebagai tempat mengubur korbanya,bukankah itu namanya bunuh diri?

5.Apa benar Ryan adalah tersangka tunggal atau benarkah hanya Ryan pelakunya?

6.Adakah pemalsuan identitas kematian korban mutilasi,karena bisa saja ada salah satu korban yang ternyata identitasnya tak sama dengan yang dikabarkan media masa,intinya Ryan memalsukan salah beberapa identitas korban.


Disini saya memiliki beberapa statemen,saya kira Ryan menikmati pembunuhan yang ia lakukan,karena mengingat begitu aktivnya Ryan dalam menghabisi nyawa korbanya.Ryan mampu membunuh korbanya hanya selang beberapa bulan saja.Ryan adalah seorang Psykopat Yang menjadi ketagihan membunuh karena melihat korbanya menderita terlebih lagi jika korban pernah mempunyai sedikit masalah dengan Ryan,disuatu siaran berita pernah dikabarkan bahwa seorang gay memiliki hati yang lebih sensitive,jika disakiti ia akan berbuat kasar dan memeiliki kecenderungan untuk membunuh,tapi saya pikir itu bukanlah alasan utama Ryan membunuh..lalu?

Tentang Grandy yang warga negara Belanda,bagaimana pendapat anda jika saya katakan bahwa Grandy sama sekali tak pernah ada ,karena tenyata sosok Grandy yang sebenarnya belum diketahui secara pasti,ada 3 macam foto yang beredar di media massa,foto pertama Grandy yang kira-kira berusia 30 tahun,lalu Grandy yang berusia sekitar 25 tahunan,selanjutnya Grandy yang berambut pendek dan pirang,Grandy yang berusai 30 dan 25 tahun terlihat seperti bukan warga Belanda,tapi Grandy yang berambut pendek memang memiliki kesan bule,kenapa Grandy adalah Grandy yang warga Negara belanda,kenapa harus warga belanda?disini asal usul Grandy harus dipertegas,dibelanda perkawinan sesama jenis adalah hal yang legal,pasti hal itu akan membuat pernyataan bahwa Grandy dan Ryan bisa menikah di Negara itu,sehingga orientasi Ryan sebagai gay akan semakin jelas dan segera tersebar diberbagai media masa, bahwa Motif pembunuhan yang dilakukan Ryan memang murni berhubungan dengan orientasi seksualnya,Jika motif yang selama ini diberitakan salah,maka kasus Ryan masih sangat jauh untuk diselesaikan,diantara korban yang lain maka yang palin sulit untuk diketahui identitasnya adalah Grandy,korban lain memiliki kerabat yang dekat,jelas mudah untuk mengidentifikasinya baik melalui fisik ( jika belum hancur),dan DNA (karena bisa disamakan dengan keluarga yang ada)

Tapi Grandy,tubuhnya mungkin tak dikenali lagi,lalu pengadaan tes DNA juga sulit dilakukan.jadi Grandilah yang harusnya dipertanyakan.atau mungkin sosok Grandy yang sebenarnya adalah orang yang membantu Ryan selama ini dalam aksi mutilasi tersebut,jadi kemungkinan pemalsuan identitas kematian bisa saja terjadi,ada 1 pertanyaan lagi yang akan mencuat dipermukaan jika itu benar, partanyaan itu adalah jenazah yang dianggap sebagai Grandy sebenarnya siapa?

Statement diatas mungkin terlihat sebuah sebuah pemikiran tak masuk akal,maklum mau apa lagi saya penggemar berat kasus kejahatan yang unik.jadi jika ada yang tersinggung datas statemen saya,saya minta maaf..

Kasus Ryan akan terlihat seperti ciri khas di kebangkitan nasional yang ke 100 tahun ini,jadi kebangkitan indonesia yang sebenarnya masih sangat dinantikan..

(sumber gambar:
Kompas/windoro adi)

Minggu, 27 Juli 2008

Bangkit?

Kita tak tau apa apa tentang apa yang terjadi pada Indonesia saat ini,kitapun tak tau siapa yang bersalah saat Indonesia menjadi kacau.tapi bukan berarti kita bisa melepaskan tangan kita dari itu semua,karena walaupun itu bukan kesalahan kita,suatu saat nanti kita yang akan menanggungnya,karena kita adalah generasi yang diharapkan.kebangkitan yang ke 100 tahun ini hanyalah awal dari langkah panjang kita,kita tak bisa membuat banyak perubahan di Indonesia ini,walaupun tak bisa melakukan hal yang besar untuk Indonesia dan hanya bisa melakukan hal kecil dan membuat perubahan kecil ,setidaknya kita telah memberikan bantuan pada Indonesia ini,kita tak sendirian di indonesia ini.dengan generasi yang lain yang memiliki pemikiran positif yang sama untuk Indonesia hal kecil yang kita lakukan pasti akan bermanfaat besar.

Pemerintah di setiap daerah sepertinya menargetkan agar masyarakat tak tau terlalu banyak tentang sistim apa yang mereka jalani,rakyat sedang dibohongi.dijanjikan hal hal yang menguntungkan padahal hal itu justru malah merugikan kita.

Sudah benar benar bangkitkah Indonesia?

Setiap pulang sekolah saya selalu mengguanakn angkutan umum,selalu menatap kea rah luar jendela.apa yang saya temukan?jawabannya adalah banyak individu yang belum bisa mendapatkan kebangkitan hidupnya,mengadahkan tangan ke setiap pengendara kendaraan bermotor hanya untuk 1 koin,yang lebih menyedihkan lagi jika mereka yang mengemis adalah anak anak yang seharusnya sekolah,tapi mereka malah harus bekerja di pinggir jalan berdiri di atas trotoar berdebu tubuh mereka terhempas-hempas oleh angin,batin mereka menangis tapi mereka tak tau apa yang seharusnya mereka lakukan.

Tak ada orang baik 100% didunia ini,apalagi mereka yang bekerja sebagai pejabat atau lain sebagainya,kalau mereka 100% baik mereka yang ada dijalanan dengan nasib yang tak jelas sudah pasti tak perlu lagi mendongakan kepala meminta belas kasihan orang orang.

Orang yang berkuasa berlomba lomba memodifikasi kehidupan mereka,memewahkan hidup mereka melupakan apa yang harusnya mereka lakukan ,membutakan mata akan wajah wajah rakyat yang tak bisa tersenyum lagi,menulikan telinga dari isak tangis rakyat bahkan mereka tak segan segan menutup hati mereka,begitukah sikap seorang yang berkuasa?benar benar bodoh,kalian yang berkuasa hanya mengejar hidup yang kalian anggap mewah ,tak peduli siapa yang harus dikorbankan yang penting hidup kalian bisa diatas garis kemiskinan,begitukah?aku ingin sekali tertawa melihat sikap bodoh kalian.

Rakyat adalah komunitas pertama yang harusnya mendapatkan kebangkitanya di kebangkitan Indonesia yang ke 100,tapi karena 1 dan lain hal maka mereka yang berkuasa sajalah yang mendapatkan kebangkitan mereka,sementara rakyat dibiarkan begitu saja.

Sosok bijak dalam final fantasy 7 kalian tau siapa?,REVEE,dia bekerja sepenuhnya untuk rakyat padahal revee dikelilingi oleh para pejabat yang gila harta,tapi ia tak terpengaruh sama sekali.walaupun tak terjun secara langsung dihadapan rakyat dan hanya menggunakan robot kucing sebagai pengganti dirinya (pemikiran pelajar yang suka kartun)tetapi saja ia terus berjuang bersama rakyat.

Rabu, 16 Juli 2008

years 100th


Tepat Seratus tahun perayaan Kebangkitan Nasional negeri ini…

Negeri Indonesia…

Bersamaan dengan berjalannya tiap huruf dilayar notepad ini,
terdengar alunan lagu bendera Eross Candra yang dinyanyikan 3 DIVA.

Dilihat dari semua pendukung kegiatan, persiapan, para tamu yang hadir,
sepertinya memang bukan parayaan biasa…
Ya…
Perayaan 100 tahun kebangkitan Indonesia…
Ya…
Negeri yang beragam…
Ya…
Negeri yang kaya…
Ya…
Negeri yang indah…
Ya…
Seperti perayaan ini.
Perayaan yang megah, indah, sepaktakuler dan hanya ada 1 kali dalam 1 abad.

Terdengar indah suara alunan lagu Merah Putih yang dinyanyikan oleh lebih dari sepuluh ribu warga Indonesia,
terdengar indah bila mereka bersatu.

Tapi…

Apa hanya saat menyanyikan lagu saja kita bersatu,
Apa hanya saat merayakan 100 tahun kebangkitan nasional saja terlihat keindahan nusantara,
Apa hanya ada 1 kali dalam 1 abad kemegahan ini terdengar,
Apakah itu semua tidak dapat kita rasakan setiap hari..?

Perayaan 100 tahun Kebangkitan Bangsa diperingati dengan pertunjukan yang megah di Gelora Bung Karno,
Dilihat oleh lebih dari 100 juta warga negera Indonesia yang menantikan kenaikan harga BBM..

Bukan…
Bukan kenaikan harga harga BBM,
tapi pengurangan subsidi BBM.
Menyelamatkan APBN negara,
Lebih dari 80% subsidi dinikmati orang mampu sehingga subsidi harus dikurangi.

Itu kata-kata yang sering diucapkan oleh para politikus pendukung pemerintahan ini.
Kepandaian bertutur kata sama seperti saat mereka berpolitik.
Kata-kata yang menyejukan hati, memberi ketenangan, memberikan harapan…

Sungguh mempesona…

Seperti perayaan ini…
Perayaan yang megah dan butuh dana besar tentunya,
Perayan yang megah memang perlu untuk membangkitkan gairah,
semoga tidak hanya berhenti di perayaan saja,
dan semoga perayan ini bermakna,
tentu saja bermakna…

Perayaan 100 tahun kebangkitan bangsa yang megah,
diriringi dengan demo di sepanjang negeri karena kenaikan BBM,
kisruh pilkada,
korupsi yang makin besar dan kompak di negeri ini, tapi semoga tidak ada kasus korupsi dalam perayaan ini.
Sehingga tidak akan mengurangi semangat kebangsaan yang sedang gencar diserukan.

Dan semoga tidak hanya seruan,
bukan hanya kalimat manis,
sekedar kata-kata penyejuk hati,
tapi sikap dan tindakan yang nyata,
karena hidup adalah perbuatan, perbuatan yang nyata,
dan bukan perbuatan diam, perbuatan tidur, perbuatan kejahatan atau perbuatan tercela.

hehehehee…

“hidup adalah perbuatan”
itu yang saat ini sering terdengar di televisi-televisi dan sepertinya tulisan ini semakin ngaco…
sama seperti negeriku yang semakin lama dipimpin oleh orang-orang yang semakin ngaco…

Negeri yang sangat kaya, indah dan megah tapi dipimpin oleh orang-orang yang ngaco…
Sungguh kasian ibu pertiwi.

Ketika para pemimpin yang diberi kepercayaan terlena dengan kepercayaan rakyat,
kepercayaan yang membuat mereka “tertidur” dikursi yang empuk.
“tertidurkan…?”

Saya rasa mereka masih punya nurani dan tidak akan mungkin sengaja tidur ketika mereka harus membela rakyat,
mengemban kepercayaan yang telah diberikan.

Atau mungkin mereka tertidur karena lelah memikirkan bangsa ini,
yah mungkin begitu,
atau anggap saja begitu,
harus husnudzon kan…?,
paling tidak mengurangi dosa kita sendiri.

Jadi pemimpin memang susah,
Presiden, wakil rakyat, gubernur, bupati atau lainnya…
kalo memang tidak mampu jadi pemimpin g’ usah mencalonkan diri jadi pemimpin…
apalagi di negeri yang sedang susah ini,
agak diragukan semua perkatan mereka, janji mereka…
apa benar mereka ingin memperbaiki negeri yang susah, banyak utang and kisruh dimana-mana ini namun masih banyak mamiliki kekayaan alam yang berlimpah, atau
hanya mau mengambil kekayaan negeri untuk diri sendiri.

Pemimpin yang baik dan benar-benar ingin memperaiki bangsa ini harus siap jatuh miskin, atau
paling tidak pertambahan harta mereka sama atau lebih, namun sedikit saja alias g’ banyak,
kali nanti setelah jadi pemimpin hartanya berlipat ganda jadi 2 kali atau bahkan lebih…

SAYA yakin dia bukanlah pemimpin yang baik dan benar-benar ingin memperbaiki negeri ini.
Tidak ada pemimpin yang baik yang punya niat memperkaya diri di negeri yang sedang susah ini,
seperti membangun rumah,
pemilik rumah ya harus mengeluarkan harta yang dimilikinya untuk membangun rumahnya dengan bijak.

Harta bangsa ini sangat banyak, kalo punya wewenang menggunakannya,
gunkanlah dengan bijak sama seperti saat memebangun rumahmu yang megah,
bangun negeri ini manjadi benar-benar megah seperti rumahmu sendiri,
jangan hanya rumahmu saja yang megah,
apalagi membangun rumah yang megah dengan harta bangsa yang sedang butuh pembenahan.

Bangun rakyat ini sama seperti membangun keluargamu,
dan jangan gunakan rakyat untuk membangun keluargamu.

Pikirkan masa depan anak bangsa sama seperti kau pikirkan masa depan anak-anakmu,
dan jangan kau pikirkan masa depan anak-anakmu dengan mengorbankan masa depan anak bangsa.

Hei..!
Para calon pemimpin…
calon pemimpin yang siap bertempur di PEMILU tahun depan,
mampukah kalian, siapkah kalian, tuluskah kalian,
menang pemilu jangan membuat dirimu lupa,
karena banyak tugas menunggu,

ini hanya sebuah tulisan,
tak bermakna apapun tanpa perbuatan,
karena hidup adalah perbuatan,
musuh bangsa adalah rakyat kita sendiri,
musuh utama diri kita adalah diri kita sendiri,
kalahkan diri kita dan berbuatlah seuatu,
sesuatu yang bermanfaat bagi negeri ini…

teriring do’a dari seorang anak negeri di peringatan 100 tahun kabangkitan bangsa,
Amin…

Maju negeriku…
Maju bangsaku…
Maju tanah airku…

Hei…
generasi muda..!

Mari bangun negeri ini…
Mari bangun bangsa ini…
Mari bangun Indonesia..!

Seperti kata Presiden kita saat ini,

INDONESIA PASTI BISA…!

tuch diajakin Presiden, pasti bisa,
jangan hanya bisa nyusahin orang tua,
demo yang akhirnya rusuh, sekali-sekali g’ rusuh bisa g’ sih,
kasiankan teman-teman kita,
yang g’ salah ditangkapi oleh para aparat,
aparat yang g’ punya nyali yang hanya berani berbuat di balikseragam mereka,
menjalankan tugas tapi bukan berarti punya hak untuk memukuli,
apalagi menembak mati,
dituduh profokator lah,
biang kericuhan lah,
padahal cuma dicurigai and dituduh,
gitu aja udah dipukuli apalagi kalo beneran ya..?

hehehehe…

aku percaya dengan teman-temanku yang berjuang disana,
aku percaya mereka tidak akan melakukan perbuatan sebodoh itu,
itu hanya fitnah..!
Jangan pernah takut dengan fitnah,
oleh para aparat,
aparat yang g’ punya nyali yang hanya berani berbuat di balikseragam mereka.

Revolusi dan Reformasi berasal dari para kaum muda, mahasiswa..!
Hanya orang bodoh yang percaya para mahasiswa biang kerusuhan saat demo.
Orang tua kita yakin itu,
tiada semangat yang lebih hebat dari kepercayan dari orang tua kita.
So jangan pancing para aparat untuk buat kericuhan,
toh akhirnya kita juga yang akan difitnah dan disalahkan,
dan akhirnya membuat susah orang tua yang sudah memberi kepercayaan kepada kita.

Presiden bilang Indonesia bisa maju,
“its true”
hanya saja kapan…
bisa buat lebih cepat g’?

Send my email ya kalo tahu caranya,
sudah saatnya kita berbagi..!

INDONESIA PASTI BISA…!

http://www.edo.web.id/wp/2008/05/20/100-tahun-kebangkitan-indonesia/

green my country

go green Indonesia!

notepad